Pelatihan Singkat Bahasa Arab di Surabaya
Pelatihan Singkat Badar (Bahasa arab Dasar)
Insyaallah akan dilaksanakan pada:
Tgl : 17-20 Januari'10.
Tempat :
ikhwan (Pesma Thaybah, Perum inti bumi 1-3,Keputih Plengsengan, Surabaya),
Akhwat(Wisma Akhwat Thaybah, Gubeng Kertajaya XI E 21).
Materi:
Jurumiyyah&Durrusul Lughah.
Infaq:
mhsiswa 50rb,umum 60rb.
Fasilitas:
Kitab,blocknote,makan 3x/hr,tmpt mnginap dll.
Info dan Pndaftaran:
Rendra085649129896(Ikhwan),085649823494.
Daftar ulang&briefing tgl Ahad,17 Januari'10 Jam 15.00
Rabu, Desember 23, 2009 | 0 Comments
Banner Blog Badar Thaybah
Selasa, Desember 01, 2009 | 0 Comments
Al-Istiqomah (puisi versi bahasa arab)
Al-istiqomah
قَدْ سَلَكْتُ سَبِيْلَ الرَّشَادِ مُدَّةً طَويْلَةْ
Qod salaktu sabilarrosyadi muddatan thowilah
Telah kutempuh jalan petunjuk dalam masa nan panjang
وَقد أَصَابَنِيْ كَثِيْرٌ مِنْ الْبَلْوَى الاَّئِمَةْ
Wa qod ashobani katsirun minal balwa allaimah
Dan telah menimpaku sekian banyak bala’ yang menyakitkan
الَّتِيْ رَمَتْ بِيْ إِلَى حَياَةٍ صَعْبَةٍ و شَديْدَةْ
Allati romat biy ila hayatin sho’batin wa syadidah
yang mencampakkanku pada kehidupan nan sulit dan berat
و شَقَّتِ النَّفْسَ الْمُغَيَّمَةَ وَالْهِمَّةْ
Wa syaqqotinnafsal mughoyyamata walhimmah
Serta meremukkan jiwa yang redup dan segala asa
فَياَ رَبَّناَ...
Fayaa Robbana…
Duhai Rabb kami…
هَلْ هَذَا الصَّبْرُ قاَئِمٌ عَلَى قَتْلِ اْلهَوَى؟
Hal hadzashshobru qoimun ‘ala qotlil hawa?
Akankah kesabaran ini bisa tegak ‘tuk memerangi hawa nafsu?
وَ أَنَا حَشِيْشٌ وَ قَدْ تَغُرُّنِيَ الدُّنْياَ
Wa ana hasyisyun wa qod taghurruniyaddunya
Sementara, diriku amat rapuh dan dunia terkadang menipuku
وَقَدْ يُجِفُّنِيَ اْلأَمَلُ عَلَى رَغْبَةٍ مُتْعِبَةْ
Wa qod yujiffuniyal amalu ‘ala roghbatin mut’ibah
Dan, angan-angan kerap mengeringkanku di atas hasrat yang lelah
فَلاَ أَدْرِيْ... هَلْ مِنْ نُوْرٍ يَهْدِيْنِيْ إلَى اْلاِسْتِقَامَةْ ؟
Falaa adriy…hal min nuurin yahdini ilal istiqomah?
Maka, aku tak pernah tahu…adakah setitik cahaya yang menunjukiku kepada istiqomah?
فَياَ رَبَّناَ...
Fayaa Rabbana…
Duhai Rabb kami…
بِرِيْحٍ صَفِيْرَةٍ أُرْسِلُ اْلقَصْدَ اْلجَلِيْ
Biriihin shofirotin ursilul qoshdal jaliy
Lewat angin yang berdesir kukirimkan keinginan yang tinggi
يَنْفُذُ حَدَّ اْلوَقْتِ وَاْلفَضَاءِ اْلخَفِيْ
Yanfudzu haddal waqti walfadhoil khofiy
Menembus batas waqtu dan ruang yang tersembunyi
أَمْسِكْ يَدَيَّ مِنْ ذُلَّةِ اْلفِتَنِ وَاْلمَعَاصِى
Amsik yadayya min dzullatil fitani walma’ashiy
Genggamlah tanganku dari kerendahan fitnah dan ma’ashi
فَياَ رَبَّناَ...
Fayaa Rabbana…
Duhai Rabb kami…
اِنَّمَااْلجَنَّةُ هِيَ نِعْمَتُكَ اْلعَظِيْمَةْ
Innamal jannatu hiya ni’matukal ‘azhimah
Hanyalah surga itu adalah nikmat-Mu nan agung
لاَ يَبْلُغُهَا إِلاَّ مَنْ هُوَ مُسْتَقِيْمٌ عَلَى الشَّرِيْعَةْ
Laa yablughuha illa man huwa mustaqimun ‘alasysyari’ah
Tidak akan mampu meraihnya kecuali seseorang yang istiqomah di atas syari’at
فَهَلْ مِنْ رَحْمَةٍ مِنْكَ يَارَبِّيْ لِعَبْدِكَ اْلفَقِيرْ
Fahal min rohamatin minka yaa Robbi li’abdikal faqiir
Maka, adakah seuntai rahmat dari-Mu, wahai Rabb-ku, bagi hamba-Mu yang papa
تُأَدِّيْنِيْ إِلَى مَا هُوَ عِنْدَكَ مِنْ خَيْرٍ كَبِيْرْ...
Tu’addini ila maa huwa ‘indaka min khoirin kabiir…
Yang ‘kan mengantarkanku menuju apa yang ada di sisi-Mu dari kebaikan nan berlimpah
فَياَ رَبَّناَ...
Fayaa Rabbana…
Duhai Rabb kami…
لَيْتَنِيْ أَطِيْرُ إِلَىالسَّمَاءِ السَّبْعَةْ
Laitani athiiru ilassamaaissab’ah
Andaikata ku bisa terbang ke langit ketujuh
مَعَ أَجْنِحَتِيْ الضَّعِيْفَةِ وَبَقِِيَّةِ اْلمَحَبَّةْ
Ma’a ajnihatiy addho’ifati wa baqiyyatil mahabbah
Bersama sayap-sayapku yang lemah dan sisa-sisa cinta
أَشْكُوْ إِلَيْكَ عَلَى سَائِرِ سِيْرَتِيْ اْلمُمْتَدَّةْ
Asyku ilaika ‘ala saairi siirotiy almumtaddah
‘Kan kuadukan pada-Mu atas segenap sejarahku nan terbentang
بَيْنَ النََّفَسِ وَالدَّمْعِ وَمَرَارَةِ اْلمِحْنَةْ
Bainannafasi waddam’i wa marorotil mihnah
Di antara nafas, airmata, serta pahitnya cobaan
فَياَ رَبَّناَ...
Fayaa Rabbana…
Duhai Rabb kami…
نَوِّرْنِيْ بِالْهُدَى وَالسَّعَادَةِ وَاْلاِسْتِقَامَةْ
Nawwirni bilhuda wassa’adati wal istiqomah
Sinarilah diriku dengan hidayah, kebahagiaan, dan istiqomah
حَتَّى يَأْتِيَنِيَ اْليقِيْنُ بِلاَ خَسَارَةْ
Hatta ya’tiyaniyal yaqiinu bilaa khosaroh
Hingga kematian menjemputku tanpa ada kerugian
إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةْ
Innaka Samii’un Qoriibun Mujiibudda’wah
Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha dekat, dan Maha Mengabulkan segala do’a
Surabaya, Dzulqo’dah 1430H
الكاتب : عمّي أحمد آلاوى
AlKatib : Ammi Ahmad Alawi
(085732962648)
Selasa, November 17, 2009 | 0 Comments
Peserta Ikhwan
Temen-temen, kita tumbuhkan semangat belajar yaa!
Bagi teman-teman atau ikhwah yang belum daftar segera daftar ditunngu hingga pekan ini
-_-
| Daftar Peserta HALAQAH BADAR 2009 | ||
| NO | NAMA | ALAMAT |
| 1 | Dian Purwa | Jln Semampir Tengah 3A |
| 2 | Rheza Aldila A | Gebang Kidul 61 |
| 3 | Warsino | Keputih Tegal 1 / 18 |
| 4 | M. Khusnun M | Ds. Sumberduren, Kediri |
| 5 | A. Chumaidi | Keputih 3 no. 3 |
| 6 | A. Teguh S | Keputih 3 no. 3 |
| 7 | Mashari | Ketintang 1A |
| 8 | Abu Umar | Jln Gebang Lor 61 |
| 9 | Mahfudz | Jln Gebang Lor 61 |
| 10 | Iwan | Jln Gebang Lor 61 |
| 11 | Jimmy | Jln Menur 1 no.32 |
| 12 | Nur Fajar | Jln Menur 1 no.32 |
| 13 | Ferdy Hartanto | |
| 14 | Adam Endvy | Jln Diponegoro 112 |
| 15 | Muwardi R | Keputih Gg. 2A no.5 |
| 16 | M. Ulin Nuha | Kejawan Gebang XI |
| 17 | Abu Hanif | Ma'had Thaybah |
| 18 | Maulidan | |
| 19 | Danny | Jln Gebang Lor 61 |
| 20 | Muhammad Alwin | Jln Kejawan Gebang 1 / 6, Sukolilo |
| 21 | Mahdi Hamdani | Jln Menangga V / 6 |
| 22 | Deris Faisa R | Jalan Menur 3 / 5 |
| 23 | Haris Birrul W | Jalan Gebang Jaya SR 22 |
| 24 | Arief Rakhman | Jln Gebang Lor 61 |
| 25 | Victor Septian | Jln Kunsari Indah Barat 5 1A |
| 26 | Fanji Hastomo | Rungkut Tengah III langgar no.2 |
| 27 | Iwan | Medokan Semampir H-30 |
| 28 | Miftah Farid I | |
| 29 | Wahyu Prasetyo | |
| 30 | Farid | Stikom |
Sabtu, November 14, 2009 | 0 Comments
Belajar Bahasa Arab dari NOL
Lets Join Us ,,,
Badar Status ..... ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||30%
Kamis, November 12, 2009 | 0 Comments
Kunci Sukses Belajar Bahasa Arab
http://badar.muslim.or.id/artikel/kunci-sukses-belajar-bahasa-arab.html
Bagaimana cara cepat sukses menguasai bahasa arab?
Pepatah Arab mengatakan:
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
Barang siapa bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan.
Semoga sedikit kajian ini bisa mencerahkan.
Download Kajian:
This posting includes a media file:
http://files.muslim.or.id/badar/kunci-sukses-belajar-bahasa-arab.mp3
Senin, November 09, 2009 | 0 Comments
Tips-Tips Cepat Baca Kitab Gundul
Siapa yang ingin mengunduh mutiara, mesti harus menyelam. Untuk bisa
membaca kitab gundul/kuning dengan cepat mestilah dengan usaha yang
maksimal pula. Memang susah-susah mudah. Mengapa ana katakan susah-susah
mudah? Sebab semuanya kembali pada:
Kehendak-Nya yang memudahkan kita untuk cepat paham atau kehendak-Nya yang
membuat kita sulit paham.
kemudian metode atau cara kita mempelajarinya.
Para thalibul ilmi yang duduk dibangku pendidikan formal saja banyak yang
kesulitan , apalagi yang diluar itu (walau tidak semua bahkan ada yang
lebih Allah mudahkan). Memang bahasa Arab itu sangat komplek dan lengkap
gramatikalnya apalagi jika kita mempelajarinya loncat-loncat tidak
sistematis. Karena kesempurnaannya maka Allah menjadikan bahasa ini
sebagai bahasa pengantar Al-Qur’an dan di dalamnya Allah telah memudahkan
bagi siapa saja yang ingin mempelajarinya. Allah berfirman:
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah
orang yang mengambil pelajaran? (Al-Qamar: 17)
Aslinya, bahasa Arab itu sulit tapi Allah mudahkan, Allah telah mudahkan
bagi kita dan Allah mudahkan bagi siapa saja yang Dia kehendaki.
Bandingkan dengan bahasa Inggris, apalagi Jepang dan Mandarin yang lebih
sulit dan tidak ada jaminan dari Allah untuk memudahkannya tapi ramai
peminatnya.
Tips-tips ini semoga bermanfaat bagi antum yang belajar lewat jalur non
formal seperti ana, tapi insya Allah juga bermanfaat bagi antum yang duduk
di jalur formal.
1) Selalu luruskan niat.
Ini yang paling penting dan terpenting, sebab jika pondasinya tidak kokoh
maka dikawatirkan akan merusak dunia dan agama sebagaimana sabda Nabi
shallallahu alaihi wa sallam:
Tidaklah dua ekor serigala kelaparan di giring kepada satu domba lebih
merusak daripada kerakusan seseorang pada agama untuk tujuan kemuliaan
dirinya (dimata manusia) (HR. Tirmidzi).
Maka belajarlah hanya untuk mencari ridha Allah.
2) Cita-cita dan tekad baja.
Kemauan seseorang ada beberapa tingkatan, yaitu:
Khathir: yaitu kilasan kemauan, belum ada cita-cita yang kuat
Taraddud: yaitu kemauan yang penuh keragu-raguaan antara ya atau tidak
Ham: yaitu cita-cita yang kuat tapi indikasinya belum terlihat jelas
Azzam: yaitu cita-cita disertai tekad baja yang indikasinya bisa terlihat
pada tindakan
Harus memiliki Ham dulu, mantapkan dalam hati dengan doa yang kuat, semoga
Allah karuniakan fadhilah ini kepada kita dan mudahkan. Kemudian jadikan
ham tersebut menjadi azzam. Beli buku-buku, kursus, kuliah atau ke
pesantren merupakan indikasi dari azzamnya.
Jika belajarnya hanya dengan khathir atau taradud saja, ya… tidak akan bisa.
3) Istiqamah
Ketidakistiqamahan biasanya dari beberapa sebab;
Dari diri sendiri, karena malas, putus semangat, salah niat dsb
Dari metode atau muallimnya. Jika memang dari hal ini maka sebaiknya
komunikasikan dengan muallim (pengajar).
4) Baca sebanyak-banyaknya referensi
Semakin banyak buku panduannya insya Allah akan mumdahkan kita untuk
memahami materi, sebab adakalanya pembahasan di buku lain lebih mudah
dicerna dan saling melengkapi.
5) Pahami dahulu baru hafalkan
6) Banyak-banyak praktek
Praktek ini sangat menentukan sekali sebab kita akan dipaksa untuk
mengulang pelajaran-pelajaran yang telah dipelajari walaupun praktek ini
memerlukan kesabaran, keuletan dan ketekunan tinggi. Sebab bisa jadi untuk
membaca 1 baris saja memerlukan waktu 1 jam apalagi jika kosa katanya
harus cari satu persatu dalam kamus.
Praktek ini ada tiga cara:
Praktek sendiri tanpa bimbingan
Praktek dengan pendampingan orang yang lebih ahli
Ikut kajian kitab
7) Kesadaran bukan semangat
Belajar atau bekerja hanya berlandaskan semangat belaka akan luntur
tatkala kesemangatan luluh. Jadi belajar dengan kesadaran, kesadaran akan
pentingnya serta hukum wajibnya memepelajari bahasa Arab.
8) Ajarkan pada orang lain
Dengan mengajarkan kepada orang lain, ilmu kita akan bertambah justru
seringkali kita paham akan suatu bab tatkala hendak mengajarkan pada orang
lain.
9) Berdoa sungguh-sungguh
Fa izda azamta fatawakal alallah
Demikian semoga bermanfaat.
http://badar.muslim.or.id/artikel/tips-tips-cepat-baca-kitab-gundul.html
Senin, November 09, 2009 | 0 Comments




